Postingan

Bingkai Perempuan dalam Islam

Gambar
  Unset cover www.canva.com Kehadiran perempuan di dunia ini selalu disalahartikan sejak dulu beriring dengan sejarah yang selalu berkembang. Dahulu, kehadiran pertama peremuan oleh Siti Hawa membuat Nabi Adam terbujuk oleh rayuan iblis yang pada akhirnya mereka berdua dikeluarkan dari surga. Kemudian pada zaman jahiliyah, perempuan berada pada posisi terendah dan dipandang menjijikkan. Orang tua yang mempunyai anak perempuan merasa malu, sebab perempuan dianggap lemah dan memalukan. Dengan hal ini, orang arab jahiliyah mengubur anak perempuannya hidup-hidup. Betapa kejam sekali perlakuan mereka terhadap perempuan, seakan-akan perempuan itu tidak bisa apa-apa. Padahal sesungguhnya Allah menciptakan perempuan itu sebagai penyeimbang kehidupan, bahwa segala sesuatu diciptakan berpasangan seperti juga halnya diciptakan perempuan untuk melengkapi kehidupan laki-laki. Setelah datangnya Islam derajat dan harkat perempuan diangkat tinggi-tinggi dan dimuliakan. Semenjak itu perempuan sang...

Pornografi: Kebebasan Ekspresi, Kepentingan atau Penyimpangan Seks?

  Pornografi menjadi kanker dalam sebuah peradaban Oleh: Sofi Lailatur Rosyada Tanda kebaikan seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya dan menghindarkan mudharat untuk publik. Sebagai orang dewasa seharusnya kita bijak dalam menyikapi kasus pornografi. Tidak selalu membenarkan karena kita sudah dewasa, dan juga tidak menyalahkan karena dianggap melawan norma.-Baby Jim Aditya Antara Seks dan Pornografi Seks, hal kecil yang kita remehkan dan dianggap suatu yang tabu nyatanya berpengaruh pada sendi-sendi kehidupan. Hal yang seharusnya milik privat, kini diregulasi oleh publik. Adapun pengaruh dari seks pada suatu negara salah satunya adalah teknologi yang mampu menggeser tujuan seks dan menyebabkan desakralisasi seks. Beberapa isu yang ramai kita temui dan bicarakan seperti pelecehan seksual, kekerasan seksual, nikah dini, aborsi, dan kelahiran di luar nikah salah satu penyebabnya adalah pornografi sehingga mendorong hawa nafsu (syahwat) untuk melakukan porn...

Untaian retorika kehidupan Oleh: sofilasyada

            Buih lautan menerpa karang lautan Mendobrak tujuan keras abadi Diri hamba mendaki tak kunjung sampai Selalu ada lagi dan lagi Beban ini membuatku lelah,muak Bagai punuk merindukan bulan Kapankah kiranya diriku ini mendapatkan tujuan itu Sampai kapan diri harus berjuang Kapan kau berikan kesempatan itu untuk diriku yang malang Tidakkah kau sadari... Diriku menderita dengan semua ini Berubah,menghilang,lenyap,hancur... Jiwa ini tak seperti biasanya yang senantiasa akrab kepadaku Kini keteteran menyelimuti gundahan hati dan pikiran ini,saya merasa aneh

Kosmopolit Berduri

  Kosmopolit mengangkasa, membungkam sejuta rasa Dominasi emosi meledak, mematikan pondasi kehidupan Suatu yang mulia dan berharga, tak lagi jadi permata Ternyata benar, apa kata badai gelap kemarin, dirimu hanya pemakai topeng kepalsuan Tabir telah tersingkap, cintamu tak suci nyatanya Kau buat permainan, cintamu kau politik demi semata-mata kepentingan dan kepuasan Kau hajar permata hati ini, hingga luka yang menyayat-nyatat Kau buat langkah masa depanku berdarah-darah Aku yang sudah terjatuh, terpuruk lebih dalam di ruang gelap dan pengap Tapi, kau tiada peduli secuil pun penderitaan yang kualami atas perlakuanmu Malah, dirimu melancarkan aksimu dengan pejabat petinggi negeri Sekali lagi, demi kepentinganmu sendiri bukan mengabdi pada umat dan negara Suatu keyakinan abadi, tiada pernah mengkhianati Bahwa yang berpegang teguh pada kebenaran akan memenangkan segalanya Aku tetap percaya, bahwa pertolongan Tuhan pasti mendekap Kasih sayang-Nya akan menghibur, keterpurukan akan menja...

Retorika Teknologi Milenial

Retorika Teknologi   Pikiran dan perasaan penulis hanyut dalam syahdunya hujan malam ini. Sejuknya udara membuat pikiran dan hati ini jernih dan tenang menyikapi kondisi duniaku saat ini. Aku sadar hidup dalam dua dunia, nyata dan maya. Yang mana keduanya sangat jauh berbeda. Dengan kecanggihan teknologi yang jauh jaraknya kini terasa sangat dekat, hingga dunia ini telanjang hanya berjarak beberapa senti saja dan hanya butuh beberapa detik saja pesan kita diterima orang di seluruh penjuru dunia. Hal itu yang meyakinkan penulis bahwa kiamat makin dekat. Setelah saya buat status sosmed berkali-kali terbenak dalam hatiku, sebenarnya apa guna status itu? Kiranya yang ku upload apakah benar atau justru menyalahi aturan syari'at? Atau jangan-jangan malah merusak amal? Inilah yang menjadi problematika masyarakat midern saat ini. Status sosmed sebagai wadah kita kadang berkeluh kesah, ucapan maaf, terima kasih, selamat, pamer kegiatan, adanya pemikiran, quotes, dan banyak lagi. Mungkin se...

Muhasabah Akhir Agenda Kuliah

       Surgaku di dunia yang pernah kumiliki kini hilang entah kemanakah gerangan ia pergi. Kucari ia di penjuru dunia,di kita rantau ini tak kunjung ku jumpai. Dimana lagi ku harus mencarimu akan sangat merindukan engkau,wahai sang penggembira hatiku. Dunia ini memanglah tidak selalu mulus,pasti disini banyak rintangan,halangan yang harus dilalui. Saat diriku        terpecah,pikiran kacau,sebab seribu problematika kehidupan yang kuhadapai sekaligus menghadang diriku dengan ancaman kegagalan yang selalu terbayang setiap 5 cm di atas pandangan kepala ini. Pernah dikatakan padaku kita harus keras pada dunia,atau dunia yang malah berbalik keras pada kita. Memang jika masalah itu dipikirkan akan bertambah beratlah masalah itu membebani pundakmu,maka tidak perlu dipikirkan,segera saja dikerjakan mana yang menjadi prioritas. Mereka ridak menghukummu,mereka tidak bermaksud membuatmu menderita,hanya dirimu saja yang lemah melampaui kehidupan ini. Seunt...